Fatwa KH. Arwani Faishal Tentang I’tikaf (Adakah para Nahdhiyin Yang Mau Mengubah Amaliah dan keyakinannya?) 

Bismillaahirrohmaanirrohiim

.::KH. Arwani Faishal adalah Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masaa`il PBNU::.

I’tikaf adalah berdiam di dalam masjid dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah. Diriwayatkan bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pada setiap bulan Ramadhan selama 10 hari yang terakhir, selalu melaksanakan i’tikaf. Bahkan secara khusus –pada tahun wafatnya-, beliau beri’tikaf pada bulan Ramadhan itu selama 20 hari, sebagaimana yang termaktub dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari rahimahullaah dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu.

Pelaksanaan I’tikaf Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallaahu ‘anhum selama 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan itu erat kaitannya dengan Lailatul Qadar. Dalam artian, Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallaahu ‘anhum beri’tikaf atau bertekun-tekun ibadah untuk berjaga-jaga ketika turun Lailatul Qadar. (More …)

Advertisements